RSS

Akhirnya, SDN Citeras Gelar KBM di Tenda

08 Feb
siswa belajar di tenda darurat
belajar di tenda siswa sdn citeras i

MALANGBONG, (KP).- Akhirnya, SDN 1 Citeras, Kecamatan Malangbong, SD yang dikenal sarat prestasi itu, mulai Selasa (7/2) menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi ratusan muridnya di dua buah tenda pinjaman dari Koramil setempat. Seperti diketahui, bangunan SDN 1 Citeras ambruk pada Minggu mala

m (6/2) sekitar pukul 21.30. Akibat peristiwa itu, ruangan kelas VI dan V rata dengan tanah sementara bangunan Kelas III dan II tampak doyong. Karena tak ada lokasi lain yang bisa dipilih, maka sekolah yang menjadi juara umum tingkat Kecamatan Malangbong pada SPKS (Seleksi Prestasi Kreativitas Siswa) tahun 2011 itu, terpaksa menggelar KBM di tenda. Pantauan Kabar Priangan di lapangan, kedua tenda itu dipasang di halaman sekolah, di samping bangunan yang ambruk. Keduanya digunakan oleh Kls I hingga Kls V dengan cara disekat. Sementara Kls VI, menempati ru

angan yang tersisa, yang bangunannya terpisah dari bangunan yang roboh. ”Kami terpaksa menggelar kegiatan di tenda karena tak ada lokasi lain yang bisa kami tempati,” ujar Kepala SDN 1 Citeras, Rusmini, Selasa (7/2) kemarin. Rusmini pun mengaku belum mengetahui sampai kapan SD yang dipimpinnya menggelar KBM di tenda. ”Namun kami berharap pemerintah segera membangun ruangan kelas agar para siswa kembali belajar dalam kondisi dan situasi normal,” harapnya. Andi siswa Kls V, mengaku sangat tak nyaman belajar di dalam tenda. Selain sempit, udaranya pun sangat panas. ”Hareudang pisan Pak, teu kiat,” ujarnya sambil menyeka keringat di keningnya saat ditemui Kabar Priangan di saat jam istirahat. Apa yang dirasakan Andi dirasakan pula oleh teman-temannya. Saat mereka keluar tenda untuk istirahat, hampir semuanya basah keringat. Tak

hanya membasahi keningnya, tetapi juga membasahi bagian punggungnya. ”Gerah…ti tatadi kesangan we,” kata Imas, teman Andi. Iis, S.Pd, salah seorang guru membenarkan bahwa belajar di tenda sangat tak nyaman bagi para siswa. ”Selain panas, udaranya pun terasa pengap sehingga siswa

kurang konsentrasi,” jelas Iis seraya mengaku khawatir kondisi belajar yang darurat itu menurunkan prestasi para siswa

kabar priangan.com

 
 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: